Tips Aman Pakai Windows Messenger

Ada 9,4 miliar pesan terkirim melalui Windows Live Messenger setiap harinya. Salah satu tips pengamanan, pengguna disarankan tidak menggunakan nama asli di layanan ini.

Windows Live Messenger kini digunakan oleh 330 juta pengguna aktif di 76 negara. Namun, seperti semua teknologi populer yang ada, selalu terdapat kemungkinan penyalahgunaan. Microsoft menanggapi isu dengan sangat serius dan mengambil langkah-langkah.

Meskipun begitu sangat disarankan agar pengguna memiliki kesadaran untuk melindungi dirinya sendiri.

Neberapa tips ini bsia sebagai pengamanan, agar para pengguna dapat melindungi diri.

1. Windows Live Messenger terdapat pengamanan terhadap spam dan spim untuk memastikan hanya menerima pesan instan dari orang-orang yang diinginkan. Sebelum dapat mengirimkan pesan instan kepada para pengguna, maka harus terlebih dahulu harus menetapkan tingkat izin bagi daftar kontak yang mereka miliki. Tingkat izin yang dapat disesuaikan dapat membantu melindungi pengguna dari pesan instan yang tidak diinginkan dari orang asing dan para pengganggu seperti spam dan spim (spam via IM).

2. Cyber Bullying adalah salah satu permasalahan paling serius yang menghadapi pengguna, terutama bagi anak-anak masa kini. Cyber bullies dapat dengan mudah mengunci/menghalangi korbannya untuk mengakses grup online, atau bahkan berpura-pura menjadi teman hanya untuk menjalankan niat jahatnya begitu sudah meraih kepercayaan si korban. Anak-anak merupakan sasaran empuk dari serangan cyber ini.

Satu langkah yang dapat dilakukan untuk mencegah terjadinya cyber bullying adalah dengan “Report Abuse”. Tiap layanan Windows Live telah dilengkapi dengan link di akhir halaman di mana pengguna dapat mengkliknya untuk melaporkan adanya hal yang mencurigakan.

Untuk menghindari cyber bully atau perlakuan negatif dapat dilakukan dengan memblock orang tersebut dan mengabaikannya sepenuhnya.

3. Penggunaan nama yang sulit diidentifikasi dan bukan merupakan nama asli juga disarankan, dengan demikian tidak akan ada informasi pribadi yang bisa dibocorkan melalui internet.

4. Kata sandi Windows Live haruslah kuat untuk memperkecil kemungkinan akun dibajak atau dicuri. Kata sandi juga harus diperbarui secara berkala.

5. Phising worms kini semakin garang. Link bisa dikirim via salah satu kontak dalam daftar teman (meskipun kontak tersebut sedang offline), dan dengan mengklik link tersebut biasanya akan membawa ke halaman yang meminta untuk masuk menggunakan Windows Live ID dan kata sandi.

Saat memasuki halaman tersebut, website palsu akan menyisihkan kata sandi dan nama pengguna. Jika merasa mengalami phising worm ini, segeralah perbarui kata sandi. Termasuk berbagai akun dengan detail yang sama, seperti misalnya Facebook atau yang lain.